'
Pramita - inspirasi - PEMERIKSAAN RHEUMATOID  ARTHRITIS (RA)  dan GOUT ARTHRITIS

PEMERIKSAAN RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) dan GOUT ARTHRITIS


Diagnosis Rheumatoid Arthritis (RA)

Rheumatoid Arthritis (RA) akan menjadi sulit untuk di diagnosis pada tahap awal karena tanda dan gejala awal mirip dengan penyakit lain. Saat pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa apakah terdapat pembengkakan, kemerahan dan rasa hangat pada sendi. Dokter juga akan memeriksa refleks dan kekuatan otot. Serta melakukan pemeriksaan darah sebagai pemeriksaan penunjang, di antaranya adalah :

• Pemeriksaan Hematologi lengkap yang termasuk didalamnya adalah jenis pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) sebagai tanda umum adanya peradangan di tubuh apabila terjadi peningkatan pada nilai rujukan.

• Pemeriksaan Asam Urat tetap dilakukan untuk mengetahui penyebab dari gejala klinis yang sama.

• Pemeriksaan C-reactive protein (Kuantitatif) sebagai tanda umum adanya peradangan di tubuh apabila hasil dari pemeriksaan menunjukkan hasil positif dengan titer diatas nilai normal.

• Pemeriksaan Rheumatoid Factor dan anti-CCP (cyclic citrullinated peptide), penanda khusus untuk penyakit Rheumatoid Arthritis.

Penanganan lebih cepat dan agresif dapat mencegah efek samping serius dari Rheumatoid Arthritis. Hal ini juga dapat menurunkan risiko berkembangnya penyakit menjadi lebih parah.Diagnosis Gout Arthritis

Gout Arthritis adalah peradangan sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi akibat peningkatan kadar asam urat. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini hampir serupa dengan Rematik Arthritis.

Penegakkan Diagnosa Gout arthritis dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang antara lain pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan radiologis, dan cairan sendi. Pemeriksaan penunjang membantu dokter mengetahui apakah seseorang memiliki gout atau sesuatu yang lain dengan gejala serupa.

Pemeriksaan Laboratorium :

• Pemeriksaan Hematologi lengkap
• Pemeriksaan kadar asam urat. Tingkat asam urat yang tinggi tidak selalu berarti gout, tetapi berarti terdapat risiko untuk mendapat gout.

Pemeriksaan cairan sendi

• Tes cairan sendi.
Cairan diambil dari sendi yang sakit dengan jarum, lalu dipelajari di bawah mikroskop yang bertujuan untuk memeriksa apakah kristal ada di sana.

Pemeriksaan Radiologis :

• X-ray. Gambar dari sendi akan membantu mengesampingkan masalah lain.
• USG. Tes tanpa rasa sakit ini menggunakan gelombang suara untuk melihat area asam urat.

Persiapan pasien dan bahan pemeriksaan

• Pemeriksaan Asam urat dianjurkan untuk melakukan puasa 10-12 jam sebelum pengambilan darah
• Bahan pemeriksaan yang digunakan adalah darah dari pembuluh darah vena.
Penulis: dr. Melynda Elka Putri (Dokter Pelayanan Medis Laboratorium Klinik PRAMITA Jl. Jendral Sudirman No. 14 CD Pekanbaru) ⁣