'
Pramita - inspirasi - PEMERIKSAAN ANTI MULLERIAN HORMONE (AMH)

PEMERIKSAAN ANTI MULLERIAN HORMONE (AMH)


Setiap wanita terlahir memiliki jutaan sel telur dalam ovariumnya, namun jumlah sel telur tersebut akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Anti Mullerian Hormone (AMH) adalah hormon yang dilepaskan oleh sel-sel folikel (kantung sel telur) dalam indung telur (ovarium). AMH berperan sebagai “pengatur jadwal”  folikel untuk mematangkan diri sehingga tidak semua sel telur diproduksi pada saat yang bersamaan.

 

Pemeriksaan kadar AMH merupakan salah satu tes kesuburan yang penting untuk mengetahui cadangan sel telur dalam ovarium. Kadar AMH > 1 ng/mL menunjukkan cadangan tel telur yang baik, sedangkan nilai <1 ng/mL mengindikasikan cadangan sel telur yang rendah.

 

Indikasi pemeriksaan

Beberapa keadaan dibawah ini dapat direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan AMH, diantaranya adalah:

  • Seorang wanita yang berusaha untuk hamil dan ingin mengetahui keadaan cadangan ovariumnya.
  • Seorang wanita dengan riwayat keluarga menopause dini.
  • Seorang wanita yang terindikasi menderita tumor ovarium.
  • Seorang wanita yang diduga mengalami polycystic ovarium (PCO)
  • Persiapan menjalani prosedur In Vitro Fertilization (bayi tabung).

 

Persiapan pemeriksaan

Kadar AMH dalam darah tidak terpengaruh oleh sisklus menstruasi, sehingga dapat diperiksakan kapan saja. Pemeriksaan ini juga tidak memerlukan persiapan khusus, jadi anda bisa datang kapan saja ke Laboratorium Klinik Pramita.

 

Sampel pemeriksaan

Pemeriksaan kadar AMH memerlukan sampel darah dari pembuluh darah vena.

 

Penulis : dr. Luh Ayu Krisnayanti Darma. (Dokter Konsulen Medis Pramita Jl. Pajajaran No. 86 Bandung)