'
Pramita - inspirasi - PANEL PEMERIKSAAN OSTEOPOROSIS

PANEL PEMERIKSAAN OSTEOPOROSIS


Sangat penting untuk melakukan kontrol kesehatan secara rutin, agar terhindar dari terjadinya penyakit osteoporosis.

Untuk menegakkan diagnosis penyakit osteoporosis diperlukan pemeriksaan diataranya adalah anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya.

Berikut panel pemeriksaan osteoporosis :

1. Beta Crosslaps

Pemeriksaan yang dipakai untuk menilai resorpsi tulang serta menilai respon tulang terhadap obat yang ( pada penggunaan biphosphonate, Hormone Replacement Therapy (HRT) dan pada wanita post menopausal.

2. N-MID Osteocalcin
untuk mendeteksi konsentrasi osteocalcin dalam darah. Osteocalcin merupakan suatu protein non-kolagen dalam darah yang terdapat pada matriks tulang dan berperan penting dalam proses pembentukan tulang.

3. Pemeriksaan vitamin D
untuk mengetahui kadar vitamin D dalam darah, karena jika terjadi kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kekuatan tulang.

4. Kalsium
Kalsium merupakan suatu mineral yang paling umum dan penting bagi tubuh yang berfungsi untuk pembentukan dan perbaikan tulang dan gigi, membantu kerja saraf dan pembekuan darah, serta kerja jantung.

5. BMD (Bone Mineral Density)
Pemeriksaan menggunakan alat khusus untuk mengukur densitas atau kepadatan mineral dalam tulang menggunakan sinar X dengan dosis radiasi yang dihasilkan jauh lebih kecil dari alat radiologi umum lainnya. Manfaat BMD untuk mendiagnosis osteoporosis, memprediksi resiko patah tulang (fraktur) dan memonitor pengobatan osteoporosis.

Persiapan pasien dan bahan pemeriksaan

* bahan pemeriksaan adalah darah dari vena.
* pemeriksaan Beta Crosslaps memerlukan persiapan puasa 12 jam sebelumnya, waktu pengambilan sampel pagi hari.




Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi Laboratorium Klinik PRAMITA cabang terdekat di kota anda.

Penulis : dr. Ratih Dewi Triani (Dokter Konsulen Medis Lab. Klinik PRAMITA Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 95 Cirebon). ⁣